Rabu, 02 November 2016

Fisioterapi Untuk Pengidap Stroke

Metode Fisioterapi Untuk Pengidap Stroke tak hanya memberikan pemulihan kepada pasien penderita stroke, tetapi juga melatih pasien menjadi mandiri.
Fisioterapi Untuk Pengidap Stroke, Berawal dari metode pengobatan tradisional pada zaman hypocrites dan telah dikombinasi dengan penelitian modern di berbagai negara, metode pengobatan fisioterapi telah dikenal sebagai salah satu alternatif pengobatan yang ampuh mengatasi berbagai penyakit saraf dan otot. Melalui berbagai terapi fisik, fisioterapi menjadi langganan khususnya bagi pasien yang menderita stroke, atau bagi mereka yang perlu pemulihan fungsi motorik setelah operasi. Di Indonesia sendiri metode ini telah dikenal sejak tahun 1956. Salah satu klinik fisioterapi di Indonesia adalah East West Physiotherapy & Rehabilitation di Jakarta.
East West Physiotherapy memberikan beragam pelayanan. Selain therapist berpengalaman dan alat-alat yang menunjang, pasien juga dapat mengatur jadwal secara personal sehingga tak perlu mengantri. Sebelum melakukan terapi, pasien diperiksa terlebih dahulu secara terstruktur, baru ditentukan langkah-langkah terapi yang sesuai. “Setiap pasien memiliki kondisi yang berbeda-beda, sehingga penanganannya dan waktunya pun berbeda-beda,” ujar Fajar Nugroho Putra, Amf, salah satu physiotherapist East West. Diakui Fajar, banyak pasien stroke yang melakukan terapi di sini. Selain diberikan pelayanan pengobatan, pasien penderita stroke juga dilatih gerakan khusus untuk merangsang saraf-saraf motoriknya. Pelatihan ini disebut dengan terapi okupasi. “Selain dibekali latihan yang menguatkan fisik, pasien juga dipersiapkan secara psikologis untuk dapat kembali pulih,” tambah Fajar. Untuk terapi okupasi, alat-alat yang dipergunakan beragam, termasuk alat olahraga dan alat-alat yang dipergunakan sehari-hari. “Latihan bisa dimulai dengan berjalan di atas treadmill, kemudian berlatih menggenggam mulai dari yang benda besar seperti bola hingga yang kecil sep erti sendok,” terang Anshorullah Nuryatman, Amd, terapis untuk okupasi East West. Dengan berlatih menggunaan alat-alat yang mudah ditemui dalam aktivitas keseharian, diharapkan pasien dapat melakukan hal yang sama saat di rumah. Hal itu akan memacu pasien stroke untuk melakukan aktivitasnya secara mandiri, sehingga sarafnya pun akan sering terstimulasi. Saraf yang sering distimulasi bisa pulih seperti sedia kala. Selain menangani stroke, East West Physiotherapy & Rehabilitation juga mampu mengatasi pasien yang menderita sakit yang disebabkan oleh cedera olah raga, arthritis, sakit pada leher dan punggung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar